Seminar Parenting Menjadi Sahabat untuk Anak

Dalam upaya membangun kerja sama dan hubungan yang harmonis dalam mendampingi tumbuh kembang anak, Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School mengadakan kegiatan seminar parenting dengan tema “Menjadi Sahabat untuk Anak.” Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para orang tua tentang pentingnya membangun hubungan yang hangat, terbuka, dan penuh kepercayaan dengan anak.

Acara dimulai dengan sambutan dari Direktur Pendidikan Bapak Dr. Ari Rosandi, S.Si., M.Pd yang menekankan bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga merupakan sinergi yang erat antara sekolah dan keluarga. Direktur pendidikan menyampaikan bahwa di era digital dan perkembangan zaman yang begitu cepat, anak-anak menghadapi banyak tantangan, sehingga mereka membutuhkan orang tua yang tidak hanya berperan sebagai pengarah, tetapi juga sebagai sahabat yang dapat dipercaya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pengantar materi mengenai “Cara Kerja Otak” yang disampaikan oleh Ibu Chusnul Justanti, S.Tr.Kes., Ftr., M.Kes., AIFO. Memahami bagaimana otak anak bekerja akan membantu kita sebagai orang tua untuk lebih bijak dalam merespon berbagai situasi. Terkadang anak terlihat sulit diatur, emosinya mudah berubah, atau tampak tidak fokus. Hal-hal tersebut sering kali bukan semata-mata karena anak tidak mau menurut, tetapi bisa jadi karena tahap perkembangan otaknya memang sedang belajar mengelola emosi, memahami aturan, dan membangun kemampuan berpikir.

Pada sesi inti, Ibu Dr. Aski Marissa, Psychologist selaku pemateri menyampaikan materi mengenai “Menjadi Sahabat untuk Anak”, bagaimana pola pengasuhan yang efektif dalam membangun kedekatan emosional dengan anak. Pemateri menjelaskan bahwa menjadi sahabat bagi anak bukan berarti orang tua kehilangan wibawa atau membiarkan anak melakukan apa saja. Sebaliknya, orang tua tetap memiliki peran sebagai pembimbing, namun dengan pendekatan yang lebih empatik, penuh perhatian, dan menghargai perasaan anak.

Para peserta juga diajak untuk memahami dunia anak, mendengarkan tanpa menghakimi, serta memberikan dukungan emosional yang positif. Dengan demikian, anak merasa dihargai dan diterima sehingga tumbuh rasa percaya diri serta kemampuan mengelola emosi dengan baik.

Seminar ini berlangsung secara interaktif. Para orang tua diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam mendidik anak. Diskusi yang terjalin menunjukkan bahwa setiap keluarga memiliki dinamika yang berbeda, namun prinsip utama yang perlu dijaga adalah komunikasi, kasih sayang, dan keteladanan dari orang tua.

Melalui kegiatan seminar parenting ini diharapkan para orang tua dapat semakin memahami pentingnya membangun hubungan yang harmonis dengan anak. Ketika orang tua mampu menjadi sahabat yang baik, anak tidak hanya merasa dicintai tetapi juga memiliki tempat yang aman untuk berbagi cerita dan mencari solusi.

Pada akhirnya, keluarga yang hangat dan penuh komunikasi akan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, penuh percaya diri, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *