

Siswa-siswi Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (IBS) kembali menunjukkan prestasi membanggakan melalui partisipasi mereka dalam Olimpiade Sains, Seni, dan Budaya Indonesia (OSEBI) 2026, sebuah ajang nasional yang berada di bawah naungan Festival Sains dan Budaya Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah pengembangan potensi akademik, kreativitas, serta apresiasi terhadap nilai-nilai budaya bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
OSEBI 2026 dirancang untuk mendorong generasi muda agar mampu berpikir kritis, inovatif, dan berkarakter melalui pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan sains, seni, dan budaya. Beragam kategori lomba yang dihadirkan memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide, kemampuan analitis, serta kreativitas secara optimal.
Dalam ajang OSEBI 2026, salah satu siswa Cahaya Rancamaya IBS, Amrina Nur Khaerani (Grade 10 Cambridge), berhasil meraih Silver Medal pada kategori Poem. Prestasi ini mencerminkan kemampuan literasi, kepekaan artistik, serta keterampilan menuangkan gagasan dan emosi ke dalam karya sastra yang bernilai dan bermakna.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan potensi siswa di Cahaya Rancamaya IBS tidak hanya berfokus pada bidang sains dan akademik, tetapi juga pada seni dan budaya sebagai bagian penting dari pendidikan yang holistik. Keberhasilan ini tidak lepas dari proses pembinaan, dukungan guru pembimbing, serta lingkungan belajar yang mendorong kreativitas dan ekspresi diri.
Keikutsertaan dan prestasi siswa dalam OSEBI 2026 sejalan dengan komitmen Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School dalam membina peserta didik yang unggul, berkarakter, dan berwawasan luas. Sekolah terus mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetitif sebagai sarana pengembangan diri dan penguatan kepercayaan diri.
Diharapkan, prestasi yang diraih pada OSEBI 2026 ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Cahaya Rancamaya IBS untuk terus mengembangkan potensi terbaiknya, mencintai ilmu pengetahuan dan budaya, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.


