Webinar, Workshop, dan Mini Exhibition : Menguatkan Akses Pendidikan Global Lewat Kolaborasi Sekolah & Perguruan Tinggi Internasional

SMA Cahaya Rancamaya kembali menjadi ruang pertemuan strategis antara pendidikan menengah dan ekosistem perguruan tinggi internasional. Pada 9 Desember, Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D. selaku Direktur Strategi & Sistem Pembelajaran Transformatif Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau rangkaian kegiatan Mini Exhibition UK Universities yang menghadirkan sembilan kampus dari United Kingdom. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperluas akses informasi pendidikan global bagi para pelajar.

Mini exhibition tersebut menampilkan berbagai informasi studi di luar negeri, termasuk penjelasan program akademik, peluang beasiswa, hingga prospek karier. Selain itu, siswa mengikuti sesi webinar UCAS Admission yang membahas mekanisme pendaftaran universitas di Inggris secara komprehensif. Melalui interaksi langsung dengan perwakilan kampus internasional, para pelajar mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kesiapan yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.

Direktorat SSPT menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk mempertemukan dua ekosistem pendidikan sekolah dan perguruan tinggi internasional dalam satu ruang sinergi. Pendekatan ini sejalan dengan fokus pembelajaran transformatif yang mendorong siswa untuk membuka cakrawala global, membangun jejaring internasional, serta menyiapkan masa depan pendidikan yang lebih progresif dan tanpa batas.

Pendidikan Berkelanjutan: Kolaborasi Kampus & Sekolah untuk Solusi Masa Depan

Pada hari yang sama, Direktur Sistem Strategi dan Pembelajaran Transformatif bersama tim melakukan kunjungan langsung untuk mendukung pelaksanaan The UK Undergraduate Admission, sebuah program yang difasilitasi oleh British Council. Kunjungan ini dirancang untuk memastikan akses informasi mengenai jalur pendidikan tinggi di United Kingdom dapat diterima secara luas dan merata oleh pelajar, sekaligus memperkuat literasi akademik serta kesiapan global sejak jenjang sekolah menengah.

Kehadiran langsung pimpinan SSPT menunjukkan komitmen Ditjen Saintek dalam memastikan program berjalan optimal, relevan, serta mampu menjawab kebutuhan siswa di era kompetisi global. Dukungan penciptaan ekosistem pembelajaran yang responsif diharapkan melahirkan lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia untuk berkompetisi di kancah internasional.

Selain sesi sosialisasi, kegiatan ini juga menampilkan karya-karya inovatif siswa SMA Cahaya Rancamaya dalam sebuah mini exhibition internal. Beragam hasil riset dan proyek sains dipresentasikan, mulai dari ecosoap ramah lingkungan, filter air limbah untuk keberlanjutan sanitasi, teknologi pembibitan tanaman yang mempercepat pertumbuhan, hingga kamera berbasis AI dengan akurasi tinggi untuk pengenalan objek. Seluruh karya tersebut menggambarkan penerapan pembelajaran berbasis riset dan proyek yang menjadi karakter utama pendidikan di Cahaya Rancamaya.

Kehadiran karya siswa di hadapan para tamu dari perguruan tinggi internasional menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya membuka akses global, tetapi juga membangun kapasitas akademik dan inovasi yang kuat sejak dini. Kolaborasi lintas lembaga pendidikan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong lahirnya generasi inovator yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, baik pada tingkat nasional maupun global.

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *